Friday, June 8, 2012

Yang Perlu Diperhatikan Pada Masa Kehamilan

Yang Perlu Diperhatikan Pada Masa Kehamilan



Nutrisi yang bagus membantu wanita menyiapkan tubuhnya untuk menjadi seorang ibu karena proses kompleks yang terjadi selama masa kehamilan membutuhkan banyak suplai protein, vitamin dan mineral untuk ibu dan bayi. Jika tubuh ibu sudah mempunyai simpanan nutrisi jauh beberapa bulan atau tahun sebelum masa kehamilan, kebutuhan nutrisi dapat ditutupi dengan pola makan yang sederhana. Tetapi jika simpanan nutrisi lebih rendah pada masa kehamilan, maka ibu hamil mempunyai resiko yang cukup besar menyertai kehamilannya seperti amnesia dan kesulitan kehamilan.

Saat hamil Anda memerlukan tambahan nutrisi dan bahkan harus menaikkan dua kali lipat dari kebutuhan biasa, terutama untuk Vitamin C dan Kalsium. Meskipun ada baiknya mendengarkan nasihat lama yang mengatakan bahwa makan untuk dua orang tidak perlu diterapkan dalam artian yang sebenarnya. Ingat, janin tidak sebesar orang dewasa dan memiliki kebutuhan yang jelas berbeda.

Selama masa kehamilan Anda menjadi lebih efisien dalam menyerap nutrisi dalam sistem pencernaan. Satu lagi, tubuh tidak menekskresikan nutrisi sebab nutrisi ini akan membangun simpanan vitamin dan mineral. Jadi yang harus diingat adalah bukan jumlahnya tapi kualitasnya makanan yang dikonsumsi.

Sebagian besar wanita sedikit mengeluarkan energi pada saat kehamilan, apalagi menjelang tahap-tahap akhir kehamilan. Meskipun secara teori kebutuhan energi selama masa kehamilan kira-kira sebesar 80.000 kalori. Anda tidak perlu meningkatkan sumber energi sampai tiga bulan terakhir, dimana ibu hamil memerlukan tambahan energi sebanyak 200 kalori setiap harinya. Tambahan energi ini dapat diperoleh dari segelas susu dan dua potong keju lapis yang rendah lemak.

Ibu hamil juga tidak perlu menaikkan sumber protein, sepanjang mengkonsumsi makanan sesuai dengan prinsip makanan sehat, sepetri daging, ikan atau unggas, produk harian, beras-berasan, kacang-kacangan. Yang juga penting adalah menaikkan jumlah serat selama masa kehamilan. Ibu hamil sering menderita kesulitan buang air besar dan ambeien (haemorrhoid). Untuk menghindari masalah ini, ibu hamil bisa meningkatkan serat dengan cara memakan roti dan sereal, beras merah dan pasta. Ingatlah selalu untuk meningkatkan cairan tubuh sehingga dapat membantu serat menjalankan tugasnya menjaga sistem pencernaan tetap sehat.

Asam folic merupakan suplemen tambahan yang ditambahkan dalam makanan ibu hamil. Kebutuhannya kira-kira sebesar 200 mg perhari. Ibu hamil dapat menambah kebutuhan asam folik dari makanan seperti sereal sarapan pagi, roti gandum dan roti tepung atau roti giling, sayur-sayuran hijau (kol, brokoli, bayam, taoge, kacang segar), dapat juga kacang-kacangan. Yang harus diperhatikan, asam folic mudah rusak saat dimasak sehingga pastikan Anda memasak sayuran dengan jumlah air dan waktu yang sebentar.

Sebagian besar wanita dalam usia siap hamil mempunyai kadar zat besi yang rendah. Itu sebabnya cadangan zat besi (atau haemoglobin) selalu diukur selama masa kehamilan. Jika ditemukan ibu hamil dengan kadar zat besi rendah maka dia dikatakan menderita anemia. Untuk mengatasinya dokter atau bidan yang memeriksa biasanya akan memberikan tambahan zat besi. Agar tak kekurangan zat besi ada baiknya mengkonsumsi makanan yang kaya akan zat besi. Baik dari produk hewani maupun nabati.

Sumber zat besi yang berasal dari produk nabati diantaranya kacang bakar dan jenis kacang polongan, sayuran hijau (bayam, brokoli, aprikot kering) dan semua roti gandum. Sedangkan yang berasal dari produk hewani diantaranya telur, irisan daging sapi merah, babi atau kambing.

Tubuh tampaknya tidak mudah untuk menyerap zat besi pada makanan nabati, tapi vitamin C (yang ditemukan pada buah jeruk, kismis kering, sayuran hijau) menambah penyerapan zat besi. Sebaliknya, tanin yang ditemukan di teh dapat mengurangi penyerapan zat besi. Jadi, mengkonsumsi makanan yang kaya zat besi dan mengandung vitamin C (misalnya segelas jus jeruk dan semangkuk sereal) lebih baik daripada secangkir teh.
Hal lain yang tak kalah pentingnya adalah memperhatikan konsumsi hati meskipun hati dan segala produknya, seperti paté dan saus hati, merupakan sumber terbaik zat besi. Bahan-bahan ini juga mengandung vitamin A dengan konsentrasi tinggi yang jika jumlahnya berlebihan, dapat mengakibatkan penumpukan di hati dan menyebabkan penyakit yang cukup serius pada bayi.

Vitamin A yang berasal dari produk sepeti sayuran hijau, jeruk dan buah-buhan berwarna kuning dan sayuran bentuknya dikenal sebagai karoten dalam bahan makanan tersebut, dan zat ini mempunyai keuntungan bagi kesehatan. Zat ini juga banyak ditemui pada jeruk, mangga, wortel, kentang manis, aprikot, tomat dan buah-buahan berair.
Untuk membantu tubuh Anda menyerap dan menggunakan zat besi dan nutrisi yang berasal dari makanan, ibu hamil harus banyak memakan makanan yang mengandung vitamin C. Sumber-sumber vitamin C yang baik adalah buah jeruk, lemon, kismis, strawberi, buah kiwi, lada, tomat dan sayuran hijau. Sedikitnya ibu hamil harus makan lima porsi buah atau sayuran dalam sehari.

Vitamin D yang kadang-kadang dinyatakan sebagai “vitamin sinar matahari” karena vitamin ini terbentuk pada saat tubuh terkena sinar matahari juga diperlukan untuk pembuatan kalsium dan fosfor yang sangat diperlukan dalam masa pertumbuhan terutama dalam pembentukan tulang dan gigi. Vitamin ini hanya ditemukan pada beberapa makanan seperti mentega yang diperkaya dan keju tabur rendah lemak, sereal, minyak ikan daging dan sedikit dati susu dan telur. Hal lain yang juga harus diperhatikan para ibu hamil adalah memastikan jumlah asupan kalsium yang cukup. Bahan pangan yang merupakan sumber utama kalsium diantaranya produk susu, seperti keju dan yoghurt, roti, sayuran hijau, ikan dengan tulang yang lembut seperti salmon dan sarden, aprikot kering, biji-bijian, tahu, jus jeruk dan susu kedelai.

Kekurangan Vitamin D
Wanita yang kekurangan vitamin D selama masa hamil dapat menyebabkan bayi yang dilahirkannya memiliki tulang yang lemah. Wanita hamil yang cukup mendapat sinar matahari dan mengkonsumsi suplemen vitamin D cenderung melahirkan bayi dengan kepadatan dan kadar mineral tulang yang lebih tinggi.

Makan sayuran
Rajin makan sayuran hijau selama hamil, kelak dapat membuat bayi suka makan sayuran pula. Penelitian menyatakan bahwa apa yang kita makan ketika hamil akan mempengaruhi cita rasa cairan ketuban di mana bayi berkembang. Dan ini akan membuatnya tumbuh dengan menyukai rasa tersebut.

IQ Bayi
Bicara soal IQ, semua ibu pasti mengharapkan anaknya memiliki IQ yang tinggi. Kita bisa mengusahakan itu sejak si kecil masih dalam kandungan. CARANYA:
  •   HINDARI MINUMAN BERALKOHOL.


Karena alkohol dapat menghambat pertumbuhan otak pada janin.
  • BANYAK MENGKONSUMSI KACANG KEDELAI.


Karena banyak mengandung asam lemak omega 3 yang bermanfaat untuk pertumbuhan sistem saraf janin.
  • TIDAK MEROKOK & HINDARI LINGKUNGAN MEROKOK.

Penelitian menunjukan bahwa asap rokok dapat merusak sel otak janin.

Bercinta saat kehamilan
Berhubungan seks di masa kehamilan memicu banyak pertanyaan di baliknya, meskipun secara medis berhubungan seks selama hamil bukan hal yang keliru, namun tak ada salahnya mencermati beberapa informasi bersenggama di masa kehamilan.
Bersenggama, penetrasi serta orgasme merupakan hal yang benar-benar aman sepanjang ibu hamil dalam konsidi kesehatan baik, mengingat janin dilengkapi dengan pelindung yang berupa cairan amniotik (air ketuban).  Seorang wanita sehat dengan kehamilan normal bisa terus berhubungan seks sampai usia kandungannya mencapai sembilan bulan tanpa perlu takut melukai diri sendiri ataupun janinnya.
Mungkin dokter atau bidan Anda akan memberikan panduan dasar agar bersenggama semakin nyaman tanpa terhalang kehamilan, selain memberikan batasan-batasan serta larangan selama periode tertentu, terutama jika si ibu hamil:
  • Ÿ  Pernah mengalami keguguran
  • Ÿ  Pernah mengalami kelahiran dini
  • Ÿ  Infeksi dari masing-masing pasangan
  • Ÿ  Kehadiran janin lipat ganda
  • Ÿ  Pendarahan selama hubungan tubuh
  • Ÿ  Terasa sakit selama hubungan badan
  • Ÿ  Pecahnya air ketuban atau kebocoran cairan dari vagina

Selama trimester pertama, banyak wanita mengalami gejala fisik seperti mual, muntah, dan kepenatan yang mungkin mempengaruhi hasrat mereka untuk berhubungan seks. Namun kelembutan payudara mulai terasa pada trimester pertama dan berlanjut sepanjang kehamilan.

Frekuensi buang air kecil sudah menjadi sebuah rutinitas dan beberapa wanita yakin berhubungan seks akan memperburuk kondisi tersebut. Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, melakukan hubungan seks dengan suami menjadi sebuah 'momok' bagi Anda, bahkan menjadi hal yang tak menggairahkan dibanding pra-kehamilan.
Pada beberapa kasus kehamilan, beberapa wanita merasa tak nyaman dengan perangsangan payudaranya, sedang yang lainnya merasakan hal tersebut sangat nikmat.
Kehamilan bisa menjadi saat di mana Anda dan pasangan bisa mencoba posisi dan bentuk keintiman yang berbeda untuk mencapai kepuasan tanpa harus terhalang dengan perubahan bentuk badan.
Jenis aktivitas intim (mencium, memeluk dan membelai, masturbasi, oral seks) akan sangat menyenangkan saat masa kehamilan. Banyak ketidaknyamanan di awal kehamilan akan berakhir selama trimester kedua.
Kebanyakan wanita mengalami peningkatan energi dan kenaikan nafsu seksual saat rasa tak nyaman tersebut mulai berkurang. Selama trimester kedua ibu yang penuh harap mulai merasa lebih bisa menjadi diri sendiri, vagina jadi terasa lebih penuh dan kuantitas pelumas vagina bertambah sewaktu posisi bayi mulai turun merendah di panggul. Banyak wanita mengatakan mereka lebih mudah terangsang dan lebih responsif secara seksual selama periode ini.
Perut yang membesar saat kehamilan membuat hubungan seksual menjadi tak nyaman. Banyak pasangan menemukan posisi berbaring bersampingan, saling berhadapan atau masuk dari posisi belakang mengatakan lebih merasa nyaman.

Jika Anda merasa tertekan selama bersenggama, ada baiknya menghindari penetrasi terlalu mendalam. Bantuan bantal atau pelumas tambahan mungkin dapat mengurangi rasa tak nyaman.
Bersenggama dengan posisi wanita di atas biasanya menghasilkan penetrasi yang lebih mendalam, walaupun lebih memungkinkan pihak wanita yang mengontrol kedalaman penetrasi. Perangsangan pada payudara mungkin akan membuat colostrums (cairan kekuning-kuningan yang bening) keluar, namun tak perlu khawatir karena cairan tersebut adalah hal wajar dan tak berbahaya, meskipun untuk beberapa pasangan terasa tidak menyenangkan.
Beberapa wanita lebih suka menghindari orgasme karena kontraksi yang menyertai membuat terasa tak nyaman, padahal orgasme bukanlah hal yang berbahaya.  Pengertian, kehangatan, dan dukungan sangat dibutuhkan kedua belah pihak selama minggu-minggu terakhir kehamilan saat tekanan bertambah dan hubungan seksual juga mungkin terasa mulai melelahkan atau tak nyaman.
Jika dokter Anda menyarankan untuk menghindari penetrasi, seks oral atau onani mungkin menjadi pilihan yang dapat diterima. Namun pasangan Anda sebaiknya tidak terlalu jauh berpenetrasi ke dalam vagina selama seks oral karena bisa mengancam kehidupan emboli udara.

Anda dan pasangan akan mengalami banyak perasaan unik selama masa kehamilan. Komunikasi terbuka dan ekspresi seksual selama masa ini bisa membuat Anda dan pasangan semakin dekat dan semakin saling mengenal. Jangan segan membicarakan keluhan atau pertanyaan bersengama pada masa kehamilan kepada dokter Anda.
Tanda-tanda Akan Segera Melahirkan
  • Ÿ  Keluarnya mucus (cairan seperti jelly yang menyelubungi rahim).
  • Ÿ  Muntah atau mengalami diare ringan.
  • Ÿ  Pecah ketuban.
  • Ÿ  Sakit pada punggung atau nyeri seperti saat menstruasi.
  • Ÿ  Terjadi kontraksi. Segera hubungi dokter atau bidan jika kontraksi terjadi setiap 5 menit dan tiap kontraksi berlangsung lebih dari 30 detik.
  • Agar Cepat dan Lancar Bersalin
  • Ÿ  Seks membuat rahim berkontraksi. Namun jangan melakukannya jika ketuban Anda sudah pecah, karena akan menyebabkan infeksi.
  • Ÿ  Akupunktur memudahkan proses persalinan dan meningkatkan stamina saat persalinan.
  • Ÿ  Makanan yang hangat dapat melenturkan otot-otot rahim dan mendorong terjadinya kontraksi.
  • Ÿ  Berjalanlah selama mungkin. Ini dapat merangsang rasa mulas dan membuat kontraksi terjadi lebih intens.

Posisi Melahirkan
Di Indonesia, hampir semua persalinan dilakukan dengan posisi berbaring. Padahal di negara Barat, kini banyak dilakukan proses persalinan dengan berbagai posisi, seperti berdiri, berjongkok, duduk, atau berlutut. Kondisi ini dikenal dengan sebutan active labour. Active Labour (persalinan aktif) ini efektif dalam mengurangi rasa sakit persalinan, bahkan bisa mempercepat proses keluarnya bayi.

Thursday, June 7, 2012

Teori menurunkan berat badan

Teori menurunkan berat badan



Botoks membuat anda lebih lansing



Botoks, Toksin yang memberi status selebriti pada bakteri, paling popular untuk melenyapkan kerut, menghaluskan leher, menyembuhkan gangguan keringat berlebih, dan memperbaiki mata juling. Meskipun semakin banyak digunakan dokter untuk menangani gejala pada penderita penyakit lain, termasuk multiple sklerosis, cerebral palsy, cedera tulang punggung dan otak, serta orang yang lolos dari serangan stroke, efek kosmetik dan penggunaan botoks oleh selebritis yang menempati kepala berita.

Namu apakah sekarang botoks siap menerima tantangan terbesar? Bisakah suntikan toksin botulinum mengurangi berat badan anda? Bisakah satu seri injeksi yang terdiri atas 40 suntikan melenyapkan perut berlemak?

Toksin botulinum dihasilkan oleh clostridium botulinum dan bekerja dengan cara membuat otot-otot menjadi lemah. Hal tersebut dicapai dengan mengeblok kerja syaraf dan sebuah senyawa bernama acetylcholine yang memicu kontraksi otot. Itulah bagaimana botoks bekerja untuk mengatasi kerutan, noda wajah, ataupun kekejangan.

Teori yang menyatakan bahwa botoks bisa dipakai untuk menangani epidemic kelebihan berat badan dan obesitas memang didukung oleh beberapa eksperimen yang menunjukkan behwa memblokir atau memotong syaraf pada suatu area tubuh bisa mengakibatkan lenyapnya lemak di area tersebut. Percobaan pada tikus menunjukkan bahwa saat para pelaku percobaan memotong syaraf vagus, slah satu saraf terpanjang di tubuh ini menyebabkan lenyapnya lemak setempat.

Para peneliti di Universitas Nasional Singapura menduga injeksi Botoks bisa bekerja dengan cara kurang lebih sama dengan memblokir syaraf, suatu proses yang mereka sebut kemodenervasi, yang akan menghasilkan lenyapnya lemak pada dan si sekitar tempat injeksi.
Kami mengajukan postulat bahwa injeksi botoks ke dalam jaringan adipose bisa menyebabkan kemodenervasi dan akibatnya menghasilkan atrofi. Dengan demikian, botoks bisa diinjeksi ke dalam timbunan lemak, di area bokong, paha, atau perut, untuk tujuan kosmetik, kata mereka.
Teorinya, abdomen akan dibagi menjadi kotak-kotak oleh 40 area injeksi. Setiap pasien kemudian diberi satu injeksi pada setiap luas area untuk meniadakan fungsi saraf, dan akibatnya, meniadakan lemak. Penggunaan toksin itu menyebar disekitar area injeksi untuk melingkupi setiap luas area. Saat keempat puluh area sudah diinjeksi, maka akan terjadi kehilangan lemak yang seragam pada seluruh area tersebut.

Jika pembentukan tubuh menggunakan botoks ini berhasil, kekurangan masih tetap ada, selain trauma akibat 40 suntikan tadi. Pertama, efek botoks cenderung habis seiring berjalannya waktu, jadi mungkin dibutuhkan suntikan lagi, para peneliti Singapura tersebut mengatakan bahwa efeknya bisa bertahan antara tiga bulan sampai dua tahun.

Kekurangan kedua, teknik ini mungkin hanya bisa menangani lemak permukaan, yaitu lemak yang berada persis di bawah kulit, dan tidak bekerja lebih dalam pada lemak visera (lemak pada organ tubuh). Sementara menghilangkan lemak visera mungkin membuat anda lebih tampak lebih baik dan mengurangi bobot tubuh, tindakan ini tidak memberi pengaruh besar terhadap kesehataan karena lemak visera yang meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, stroke, diabetes, dan tekanan darah tinggi. Lemak visera diproses di dalam lever dan diubah menjadi kolesterol dan kolesterol jahat mempersempit arteri.

Prosedur kami, jika memungkinkan, akan mencapai perbaikan kosmetik tanpa menurunkan morbiditas atau mortalitas, dan pasien harus disarankan untuk mengatur pola makan dan berolah raga agar lemak visera juga mnurun, kata para peneliti.

Buang air  beasar di malan hari untuk menurunkan berat badan

Obesitas telah menjadi masalah kesehatan global. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan lebih dari satu miliar orang dewasa kelabihan berat badan, dan setidaknya 300 juta di antaranya menderita obesitas. Di Inggris, satu dari lima orang dewasa menderita obesitas dan lebih dari 30.000 kematian dalam setahun disebabkan oleh obesitas dan kondisi kesehatan yang berhubungan dengan obesitas.

Solusi potensial berkisar mulai dari diet, peubahan gaya hidup dan perilaku, hingga obat pemodifikasi selera makan dan penbedahan untuk mengecilkan perut. Namun bagi banyak orang, diet dan perubahan gaya hidup tidaklah berhasil. Strategi lain bisa jadi tidak murah, sementara pembedahan juga membawa risiko yang muncul bersama pembiuasan dan operasi besar.

Para penyelidik secara konstan mencoba memberikan cara yang baru dan lebih efektif untuk mengatasi problem ini secara sederhana dan murah, dan para peneliti Pusat Medis Universitas Leiden, Belanda mungkinkan telah mendapatkan solusi baru yang alami dan murah, yaitu buang air besar pada malam hari.

Gagasan dasarnya, dengan menunda pergi ke toilet sampai malam hari, bukan melakukannya pada pagi hari, berarti kita terpaksa membawa beban ekstra ke mana-mana seharian. Akibatnya, lebih banyak kalori terbakar dan lebih sedikit lemak terakumulasi. Terlebih lagi, kata para peneliti, rasa penuh pada usus menekan selera makan, sehingga semakin sedikit kalori yang dimakan. Selain itu, meskipun pengosongan final usus pada larut malam bisa meningkatkan rasa lapar, tidak berarti anda makan lebih banyak karena anda akan terlau lelah dan tertidur.

Kami mengajukan postulat bahwa menerapkan kebiasaan buang iar besar tepat sebelum waktu tidur yang biasa, setelah beberapa lama pada akhirnya akan mengakibatkan penurunan berat badan dan berat badan rata-rata lebih rendah, kata mereka. Buang air besar sebelum waktu tidur yang biasa berarti melakukan semua aktivitas dengan beban ekstra beberapa ons dan, sama seperti menggeret ransel sepanjang waktu membuat anda mengeluarkan lebih banyak energy kargo feses tambahan akan menyebabkan tubuh menggunakan lebih banyak energy dan akibatnya berat badan turun. Jika terbukti efektif, maka hal ini bisa menjadi pendekatan baru yang tidak memerlukan biaya dalam pertarungan kita melawan obesiats berikut dampaknya.

Namun, dalam laporan kedua, para dokter di Universitas Aristotle Thessaloniki, Yunani, menantang gagasan itu, menekankan bahwa riset menunjukkan 77 persen orang buang air besar pada pagi hari. Mereka memperingatkan bahwa orang yang mencoba menahan buang air besar sampai malam hari bisa mengalami kesulitan saat melakukannya. Faktanya, kata mereka, perilaku semacam itu bisa mengacaukan jam tubuh dan mengakibatkan konstipasi, factor risiko kanker usus yang sudah dikenal.

Penting menekankan agar orang selalu meresons dorongan untuk buang air besar karena kegagalan melakukannya bisa mengakibatkan konstipasi, kata mereka. Pengendalian diri yang dibutuhkan untuk mengatasi tendensi menguat untuk mengosongkan isi perut jelas berpengaruh negative pada kualitas kehidupan maupun pada produktifitas orang yang ingin mengikuti saran ini demi menurunkan berat badan karena konsentrasi mereka akan lebih terfokus pada cara menghindari buang air besar daripada bekerja. Mereka menambahkan, “saran kami untuk menurunkan berat badan adalah melakukan metode sederhana seperti diet seimbang ala Mediterania dan mendorong aktivitas fisik”.

Diet selang-seling untuk menurunkan berat badan dan hidup lebih lama

Diet yang tidak hanya menurunkan berat badan, terapi juga mengatasi penyakit, melindungi tubuh dari infeksi, dan bahkan memperpanjang umur mungkin bukan lagi sekedar mimpi. Sebuah tim dokter dan ilmuwan yang telah menjalani diet selama tiga tahun mengatakan bahwa diet ini bisa memengaruhi penyakit yang berbeda seperti asma dan penyakit jantung. Hasil dari uji coba klinis pertama diet ini memperlihatkan apa yang disebut sebagai reduksi dramatis pada radang yang berhubungan dengan penyakit tersebut.
Kami telah menagamati perbaikan beragam kondisi penyakit, yang dimulai dalam dua minggu, termasuk penyakit resistensi insulin, asma, alergi musiaman, rheumatoid arthritis, osteoarthritis, penyakit menular, penyakit periodontal, dan cardiac arrhythmias, kata Dr. James Johnson, ahli bedah plastic penulis pendamping laporan mengenai diet tersebut bersama para koleganya dari Universitas Stanford dan Universitas New Orleans.
Johnson, yang berat badannya turun 17,5 kg dalam 11 minggu pertama melakukan diet ini, mendeskripsikan diet ini sebagai diet hari suka, hari duka. Diet ini melibatkan makan secara normal pada satu hari dan kemudian membatasi asupan kalori pada hari berikutnya dengan kisaran 20 sampai 50 persen.

Laporan tersebut mengklaim bahwa bagi orang yang ingin menurunkan berat badan, diet ini memiliki keuntungan psikolohis karena meniadakan kekurangan makanan secara permanen. Dinyatakan juga bahwa lebih cenderung mau berdiet selama satu hari saat tahu mereka bisa makan secara normal keesokan harinya daripada harus menahan makan secara tdiak jelas. Namun para peneliti mengatakan bahwa pembatasan kalori selang-seling ini memiliki efek mamperbaiki kesehatan ketika tidak terjadi penurunan berat badan, dan saat ini mereka memiliki data mengenai 500 orang yang telah berhasil menggunakan diet ini.

Selama tiga tahun kami telah bereksperimen dengan pola makan selang-seling yang membatasi asupan hingga 20-50 persen dari estimasi kebutuhan harian selama satu hair, lalu diikuti makan bebas pada hari berikutnya. Pembatasan kalori selang-sleing ini tampaknya memiliki efek memperbaiki kesehatan saat tidak terjadi penurunan berat badan, kata laporan tersebut. Laporan itu menambahkan, Berdasarkan studi yang sangat luas mengenai pembatasan kalori pada hewan yang secara nyata menunda, mencegah, atau melemahkan semua penyakit akibat pembatasan kalori, kami mengajukan pendapat bahwa pola diet ini, dan atau tanap penurunan berat badan, akan menunda, mencegah, atau memperbaiki beragam penyakit manusia selain yang sudah disebutkan di atas, termasuk multiple sklerosis, alzeimer, Parkinson, artherosklerosis, dan kegagalan jantung kongestif.

Tidak diketahui bagaimana tepatnya diet ini bekerja, tetapi sebuah teori menjelaskan bahwa pengurangan makanan akan mengaktifkan gen yag memicu reaksi dalam tubuh yang mempercepat pemrosesan lemak. Hal itu tidak hanya menghasilkan penurunan berat badan, tetapi dikatakan juga berdampak pada level kerusakan oksidatif yang ditengarai terlibat dalam sejumlah besar penyakit.














Tuesday, June 5, 2012

ANATOMI RETINA MATA


ANATOMI RETINA MATA
Retina adalah selembar tipis jaringan saraf yang semitransparan, dan multilapis dan melapisi bagian dalam dua per tiga posterior dinding bola mata. Retina biasa juga disebut selaput jala, merupakan bagian mata yang mengandung reseptor yang menerima rangsangan cahaya.
Retina berbatas dengan koroid dan sel pigmen epitel retina, dan terdiri atas lapisan-lapisan, mulai dari sisi dalamnya, adalah sebagai berikut :

1. Membrana limitans interna
2. Lapisan serabut-serabut saraf
3. Lapisan sel-sel ganglion
4. Lapisan pleksiform dalam
5. Lapisan nuklear dalam
6. Lapisan pleksiform luar
7. Lapisan nuklear luar
8. Membrana limitans interna
9. Lapisan fotoreseptor
10. Lapisan epitel pigmen
Di tengah-tengah retina posterior terdapat makula. Secara klinis dapat didefinisikan sebagai daerah pigmentasi kekuningan yang disebabkan oleh pigmen luteal (xantofil), dan dibatasi oleh arkade-arkade pembuluh darah retina temporal. Di tengah makula, sekitar 3,5 mm di sebelah lateral diskus optikus, terdapat fovea yang secara klinis jelas-jelas merupakan suatu cekungan yang memberikan pantulan khusus bila dilakukan oftalmoskop. 

Fovea ditandai dengan menipisnya lapisan inti luar dan dan tidak adanya lapisan-lapisan parenkim karena akson-akson sel fotoreseptor berjalan oblik dan pergeseran secara sentrifugal lapisan retina yang lebih dekat ke permukaan dalam retina. Foveola merupakan bagian paling tengah pada fovea, di sini fotoreseptornya adalah sel kerucut dan merupakan bagian retina yang paling tipis.

Pada funduskopi tempat makula lutea tampak lebih merah dari sekitarnya dan pada tempat fovea sentralis seolah-olah ada cahaya yang disebut refleks fovea, yang disebabkan oleh lekukan pada fovea sentralis. Pada bagian nasal dari makula lutea terdapat papilla nervi optisi, yaitu tempat dimana N.II menembus sklera. Papil ini hanya terdiri dari serabut saraf, tidak mengandung sel batang atau kerucut sama sekali dan disebut titik buta. 

Bagian tengahnya ada lekukan yang tampak agak pucat, dari tempat inilah keluar arteri dan vena retina sentralis yang kemudian bercabang-cabang ke temporal dan ke nasal, juga ke atas dan ke bawah. Arteri ini merupakan arteri terminal dan tak ada anastomose. Namun terkadang di dapat anastomose antara a. Siliaris dan a. Retina sentral yang disebut a. Silioretinal yang terletak di makula, sehingga bila terjadi emboli yang masuk ke dalam arteri retina sentralis fungsi dari makula tak terganggu. 

Pemasok arteri utama ke orbita dan bagian-bagiannya berasal dari arteri oftalmika, cabang besar pertama dari bagian intrakranial arteri karotis interna. Cabang ini berjalan di bawah nervus optikus dan bersamanya melewati kanalis optikus menuju orbita. Cabang intraorbital pertama adalah arteri retina sentralis, yang memasuki nervus optikus sekitar 8-15 mm di belakang bola mata. Pembuluh darah retina keluar pada papil N.II, membentuk gambaran percabangan yang berbeda-beda pada setiap individu. 

Retina menerima darah dari dua sumber. Biasanya bagian dalam retina disuplai oleh a.retina sentral dan cabangnya yang memperdarahi dua per tiga sebelah dalam. Pada bagian luar disuplai oleh koriokapiler yang berada tepat di luar membrana Bruch, yang memperdarahi sepertiga luar retina. Termasuk lapisan pleksiformis luar dan lapisan inti luar, fotoreseptor, dan lapisan epitel pigmen retina.

Monday, June 4, 2012

Masalah Kesehatan Gigi dan Mulut pada Remaja

Masalah Kesehatan Gigi dan Mulut pada Remaja

Banyak masalah kesehatan gigi dan mulut yang menjadi persoalan bagi para remaja. Pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut sering kali diabaikan oleh para remaja. Sebaliknya, begitu banyak kebiasaan-kebiasaan buruk para remaja yang dapat menyebabkan kerusakan pada gigi dan mulut. Kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut antara lain : kebiasaan mengonsumsi makanan manis dan lengket (misalnya: permen, coklat); kebiasaan mengonsumsi minuman-minuman yang manis dan berkarbonasi; dan kebiasaan merokok.
Masalah kesehatan gigi dan mulut yang sering dialami oleh para remaja, antara lain: gigi berlubang, posisi gigi yang tidak beraturan/ tidak rapi, adanya pewarnaan pada gigi, gusi berdarah, sariawan, dan bau mulut. Masalah-masalah kesehatan gigi dan mulut ini apabila tidak segera diatasi dapat menimbulkan persoalan bagi para remaja nantinya. Selain mengganggu produktivitas kerja dan pergaulan sehari-hari, masalah kesehatan gigi juga dapat menimbulkan persoalan pada saat para remaja memasuki dunia kerja nantinya. Banyak remaja yang harus kecewa karena tidak dapat mewujudkan cita-citanya memasuki profesi kerja yang diinginkan karena kondisi kesehatan gigi yang tidak memenuhi persyaratan. Berikut akan dibahas mengenai masalah-masalah kesehatan gigi yang banyak dialami para remaja.

Gigi berlubang
Hampir setiap orang pernah merasakan sakit gigi. Factor penyebabnya bisa bermacam-macam, tetapi kebanyakan orang sakit gigi karena giginya berlubang besar dan sudah mengenai bagian pulpa. Gigi berlubang atau karies adalah penyakit jaringan keras gigi akibat aktivitas bakteri yang menyebabkan terjadinya pelunakan dan selanjutnya terjadi lubang/ rongga pada gigi.
Proses terjadinya lubang pada gigi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yang saling berinteraksi, yaitu: adanya bakteri di dalam plak, gula, waktu dan juga gigi itu sendiri. Makanan yang mengandung gula bisa terselip atau menempel di gigi. Jika tidak dibersihkan segera setelah makan, maka bakteri akan mengubahnya menjadi asam yang dapat menurunkan pH rongga mulut. Penurunan pH yang berulang-ulang dalam jangka waktu tertentu akan mengakibatkan demineralisasi/ pelunakan gigi secara perlahan-lahan. Jika hal ini terus dibiarkan, maka dapat mengakibatkan lubang pada gigi terus membesar atau meluas. Gigi yang sudah menajdi lubang tidak bisa utuh lagi. Sekali berlubang akan tetap berlubang, bahkan akan semakin besar dan dalam.
Perjalanan penyakit gigi berlubang ini terjadi secara perlahan dan bertahap. Mula-mula lubang gigi ini akan mengenai lapisan email dan disebut dengan karies email. Apabila karies email ini tidak segera ditambal, maka akan terus berlanjut ke tahap selanjutnya yaitu mengenai lapisan dentin atau disebut karies dentin. Selanjutnya apabila pada tahap karies dentin belum juga dilakukan penambalan maka proses lubang pada gigi tersebut akan berlanjut dan akan mengenai atap pulpa dan menyebabkan terjadinya radang pada pulpa atau dikenal dengan istilah pulpitis. Orang yang terkena pulpitis ini akan merasakan rasa sakit yang hebat bila terkena rangasangan dingin, kemasukan makanan, atau terkena suatu yang keras.
Agar hal-hal tersebut tidak terjadi, maka perlu dilakukan tindakan pencegahan. Tindakan pencegahan yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya karies gigi adalah: mnegurangi frekuensi makan makanan yang banyak mengandung gula/ karbohidrat, meningkatkan ketahanan gigi, yaitu dengan aplikasi fluor secara tepat; serta menghilangkan plak bakteri dengan melakukan sikat gigi secara benar dan teratur. Namun jika kondisi sudah terlanjut berlubang, maka perlu dilakukan penambalan segera sesuai dengan lokasi dan tingkat keparahan lubang gigi tersebut.

Gusi berdarah
Masalah gusi berdarah seringkali dikeluhkan oleh para remaja. Biasanya terjadi tiba-tiba saat sedang menyikat gigi. Hal ini menunjukkan adanya peradangan gusi yang disebut dengan gingivitis. Peradangan pada gusi ini biasanya disebabkan oleh buruknya kebersihan mulut, sehingga terjadi penumpukan plak yang kemudian dapat mengiritasi gusi.
Gejala yang terlihat pada gusi yang mengalami peradangan adalah gusi tampak bengkak, kemerahan, lunak dan mudah berdarah saat mengyikat gigi.
Kunci utama dalam mengatasi radang gusi ini adalah pembersihan plak dan perbaikan kebersihan mulut. Hal ini dapat dilakukan dengan menyikat gigi secara benar dan rutin setelah makan dan sebelum tidur, serta menggunakan benang gigi (dental floss) untuk membersihkan celah antara dua gigi. Selain itu, perbanyaklah mengonsumsi vitamin C yang berkhasiat untuk meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah infeksi kuman (termasuk infeksi kuman penyebab radang gusi), dan mempercepat penyembuhan luka. Sumber vitamin C alami banyak terdapat pada buah-buahan segar seperti kiwi, jambu biji, jeruk, sirsak, dan mangga; juga pada sayuran misalnya brokoli.

Sariawan
Sariawan merupakan bahasa awam untuk berbagai macam lesi/ luka yang timbul di rongga mulut. Namun biasanya jenis sariawan yangs sering timbul sehari-hari pada rongga mulut disebut Stomatitis Aftosa Recurent.
Gejala sariawan berupa rasa sakit atau terbakar selama satu atau dua hari, kemudian timbul luka di rongga mulut. Rasa sakit dan panas pada sariawan membuat penderitanya susah makan dan minum, sehingga penderita menjadi lemas. Sariawan bisa menyerang siapa saja, juga para remaja. Biasanya daerah yang paling sering mengalami sariawan adalah pipi bagian dalam, bibir bagian dalam, lidah serta langit-langit.
Cara mencegah timbulnya sariawan di antaranya adalah dengan menjaga kebersihan rongga mulut, serta mengonsumsi nutrisi yang cukup (terutama yang mengandung vitamin B12 dan zat besi). Selain itu, jangan lupa menghindari stress. Namun bila ternyata sariawan selalu hilang timbul, maka dapat dicoba dengan berkumur air garam hangat dan berkonsultasi ke dokter gigi.

Bau mulut
Bau mulut atau halitosis pada saat berbicara sering tidak disadari oleh para penderitanya. Kita baru menyadari saat lawan bicaranya menjauh sedikit demi sedikit atau memalingkan muka saat berdekatan. Hal ini bisa berlangsung lama bila tidak ada sahabat atau teman kita yang memberitahu. Setelah menyadari adanya bau yang tidak sedap keluar dari mulut, maka biasanya orang akan menjadi minder, rendah diri, dan membatasi berkomunikasi dengan rekannya.
Halitosis 90% disebabkan oleh kurangnya kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut. Sedangkan sisanya disebabkan oleh penyakit kronis yang berhubungan THT, seperti: bronchitis, sinusitis, gingivitis, tonsillitis, penyakit saluran pencernaan, dan diabetes.
Agar terhindar dari bau mulut, dianjurkan untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut; menambal gigi berlubang yang masih dapat dipertahankan; mencabut gigi dan sisa akar gigi yang sudah tidak dapat dipertahankan lagi; menghindari makanan-makanan yang dapat menimbulkan bau mulut seperti jengkol, pete, bawang dan durian; serta menghilangkan kebiasaan merokok. Jangan lupa control ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali.

Mal oklusi
Mal oklusi adalah kontak yang tidak baik antara gigi-gigi atas dan gigi-gigi bawah pada saat rahang menutup. Hal ini bisa disebabkan oleh letak gigi yang tidak sesuai dalam lengkungnya. Letak gigi yang tidak baik ini bisa disebabkan oleh: perbandingan ukuran lebar gigi dengan ukuran lengkung rahang yang tidak sesuai, kebiasaan buruk mendorong gigi dengan lidah atau mengisap jari, serta akibat dari tanggalnya gigi sulung sebelum waktunya kerena karies maupun kecelakaan.
Perawatan mal oklusi dapat dilakukan dengan menggunakan alat ortodonti atau kawat gigi untuk memperbaiki posisi gigi agar didapatkan kontak yang baik antara gigi-gigi atas dan gigi-gigi bawah. Tujuan perawatan ortodonti adalah mendapatkan oklusi yang sehat secara fungsional, dan indah dari segi estetika.

Pewarnaan gigi
Pewarnaan gigi dapat mengurangi keindahan penampilan dan mempengaruhi percaya diri seseorang. Hal ini terjadi pada anak-anak dan remaja yang sangat memperhatikan penampilannya. Banyak sekali cara/ teknik perawatan yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah pewarnaan pada gigi ini. Teknik-teknik perawatan tersebut antara lain dengan veneer/ crown dan bleaching. Perawatan ini harus dikerjakan oleh ahlinya sesuai dengan metode standar yang berlaku, agar diperoleh hasil yang baik dan aman.

Sunday, June 3, 2012

Kesehatan Reproduksi pada Remaja

Kesehatan Reproduksi pada Remaja

Promosi kesehatan reperoduksi pada remaja sering dikonotasikan sebagai pendidikan seks di mana sebagian besar masyarakat masih mentabukan hal ini. Bahkan ada lembaga pendidikan formal setingkat sekolah menengah yang masih ragu untuk melakukan penyuluhan kesehatan reproduksi bagi siswanya.

Sementara itu,masa remaja adalah fase pertumbuhan dan perkembangan saat individu mencapai usia 10-19 tahun. Dalam rentang waktu ini terjadi pertumbuhan fisik yang cepat, termasuk pertumbuhan serta kematangan dari fungsi organ reproduksi. Seiring dengan pertumbuhan fisik, remaja juga mengalami perubahan jiwa. Remaja menjadi individu yang sensitive, mudah menangis, mudah cemas, frustasi, tetapi juga mudah tertawa. Perubahan emosi menjadikan remaja sebagai individu yang agresif dan mudah bereaksi terhadap rangsangan. Remaja mulai mampu berpikir abstrak, senang mengkritik, dan ingin mengetahui hal yang baru.

Bila tidak didasari dengan pengetahuan yang cukup, mencoba hal baru yang berhubungan dengan kesehatan reproduksi bisa memberikan dampak yang akan menghancurkan masa depan remaja dan keluarga.

Alat Reproduksi
Selain memahami hak-hak reproduksi dan seksual, remaja juga perlu memahami anatomi alat reproduksi dan fungsinya. Di bawah ini kami jelaskan secara singkat mengenai alat reproduksi pria dan wanita dengan fungsi fisiologisnya masing-masing.

Alat reproduksi pria

Testis
Pria memiliki dua buah testis untuk memproduksi sperma yang dibungkus oleh lipatan kulit berbentuk kantung yang disebut skrotum. Dimulai sejak masa puber, sepanjang masa kehidupannya pria akan memproduksi sperma. Selain itu, testis juga menghasilkan hormone testosterone. Di sisi belakang masing-masing testis terdapat epididimis, yaitu tempat sperma mengalami pematangan. Saluran selanjutnya adalah vas deferens, saluran ini dan masuk ke vesika seminalis sebagai tempat penampungan sperma.

Penis
Penis adalah alat reproduksi yang membawa cairan mani ke dalam vagina. Di dalam penis ada saluran uretra. Jika ada rangsangan seksual, maka darah di dalam penis akan terpompa. Akibatnya, penis menjadi tegang dan mengeras, lalu cairan semen yang mengandung sperma keluar dari vesika seminalis dan melalui uretra terpancar keluar. Proses tersebut dikenal dengan istilah ejakulasi.

Alat reproduksi wanita

Ovarium
Satiap wanita memiliki ovarium, yang setiap bulan secara bergantian mengeluarkan satu sel telur (ovum) yang matang. Ovarium juga menghasilkan hormone estrogen dan progesterone.

Tuba falopii
Sepasang tuba falopii menghubungkan ovarium dengan rahim pada sisi kiri dan kanan.

Uterus
Uterus (rahim) adalah tempat tertanamnya ovum yang telah dibuahi; yang selanjutnya akan tumbuh dan berkembang menjadi janin. Bila tidak terjadi pembuahan, maka ada lapisan dinding uterus yang terkelupas dan terjadi perdarahan yang disebut menstruasi. Bagian kahir dari uterus yang berhubungan dengan vagina disebut serviks.

Vagina
Vagina adalah saluran yang menghubungkan uterus dengan alat reproduksi bagian luar. Vagina merupakan tempat masuknya penis saat melakukan hubungan seksual.